Capek Investasi Saham? Bisa Jadi Bukan Sahamnya, Tapi Cara Pikirnya

12 Feb 2026

Blogs

Capek Investasi Saham? Bisa Jadi Bukan Sahamnya, Tapi Cara Pikirnya

Sobat Genvest, pernah nggak merasa lelah sendiri saat berinvestasi saham? Hari ini portofolio berwarna hijau dan rasanya menyenangkan, tapi keesokan harinya berubah merah sedikit saja sudah langsung memicu overthinking. Dengan proses investasi yang terkadang saham dalam posisi hijau atau merah tersebut, kira-kira hal apa yang membuat investasi terasa melelahkan? Sering kali, jawabannya bukan pada sahamnya, melainkan pada cara berpikir atau mindset kita ketika berinvestasi saham.


Saat Investasi Berubah Jadi Sumber Overthinking
Banyak investor pemula merasa sudah berinvestasi, tetapi tanpa sadar masih memantau pergerakan harga setiap hari bahkan setiap tak jarang ada yang melakukannya setiap jam. Ketika sebagai investor memiliki niat untuk menabung saham untuk jangka panjang, namun reaksinya seperti sedang melakukan trading harian, di situlah rasa lelah mulai muncul. Menabung saham sejatinya bukan tentang beli hari ini lalu panik besok hanya karena layar berubah warna. Fokus utamanya adalah membeli secara rutin dan konsisten, sambil memberi waktu bagi bisnis perusahaan untuk tumbuh.


Salah Pilih Saham, atau Salah Niat?

Sobat Genvest, tidak sedikit investor yang sebenarnya sudah memilih saham dengan tepat. Namun masalah akan  muncul karena niatnya tidak sejalan dengan caranya. Niatnya menabung saham, tetapi ekspektasinya ingin cepat cuan. Akhirnya, fluktuasi harga jangka pendek terasa mengganggu secara emosional. Padahal, jika niatnya benar sejak awal, pergerakan harga harian hanyalah bagian kecil dari perjalanan investasi. Dengan niat yang tepat, fokus akan berpindah dari harga ke kualitas bisnis, dari warna portofolio ke pertumbuhan jangka panjang.


Mengapa Menabung Saham Banyak Disarankan?

Salah satu alasan utama menabung saham adalah untuk menghadapi inflasi. Menyimpan uang di bank memang aman, namun bunga tabungan sering kali kalah cepat dibanding laju inflasi. Akibatnya, nilai uang bisa menurun secara perlahan. Saham hadir sebagai instrumen yang berpotensi membantu uang berkembang dalam jangka panjang, seiring dengan pertumbuhan bisnis perusahaan.


Menabung Saham dan Trading: Jangan Tertukar

Sobat Genvest juga perlu memahami perbedaannya:

  • Trading saham berfokus pada pencarian momentum jangka pendek dan membutuhkan pemantauan aktif.
  • Menabung saham menekankan kesabaran, konsistensi, dan tujuan jangka panjang.

Keduanya sama-sama valid, tetapi memiliki pendekatan yang berbeda. Yang penting, jangan mencampuradukkan niat menabung dengan perilaku trading.


Apakah Menabung di Bank Masih Perlu?

Jawabannya tetap: perlu. Tabungan di bank berfungsi untuk dana darurat dan kebutuhan jangka pendek. Saham berperan untuk pertumbuhan aset jangka panjang. Keduanya bukan saling bertentangan, melainkan saling melengkapi. Bank dan investasi saham bukanlah saling bermusuhan, tetapi kedua hal tersebut merupakan satu kesatuan tim dalam perencanaan keuangan yang matang.

Cara Memulai Menabung Saham dengan Lebih Tenang
Bagi Sobat Genvest yang ingin mulai menabung saham, langkahnya tidak serumit yang dibayangkan:

  1. Tentukan tujuan keuangan sejak awal.

  2. Mulai dari nominal kecil, bahkan ratusan ribu rupiah sudah memungkinkan.

  3. Pilih saham dengan bisnis yang jelas, fundamental kuat, laba konsisten, dan manajemen terpercaya.

  4. Gunakan dana yang memang siap diinvestasikan.

  5. Jaga konsistensi dan pahami bahwa naik-turun harga adalah hal yang normal.

Kegagalan dalam investasi saham sering kali bukan disebabkan oleh pasar, melainkan oleh mindset yang belum siap menghadapi proses jangka panjang.

Agar investasi tidak sekadar ikut-ikutan dan bisa dijalani dengan lebih tenang, Sobat Genvest bisa memperdalam pengetahuan melalui kelas #PastiPahamInvestasi bersama CGS International Sekuritas Indonesia. Sobat Genvest akan belajar investasi saham secara terstruktur, rasional, dan sesuai tujuan keuangan. Karena investasi yang sehat selalu dimulai dari pemahaman yang benar. Cek jadwalnya di media sosial dan website kami ya!

floating-whatsapp

Persiapkan Masa Depan Anda
dengan CGS iTrade Fund.

Klik Di Sini Untuk Memulai Perjalanan Investasimu

logo

© PT CGS International Sekuritas Indonesia  

No. Izin OJK: S-231/PM.02/2024

No. Izin KOMINFO: 000964.06/DJAI.PSE/06/2023