06 Oct 2026
Blogs
Dalam dunia investasi, siapa yang tidak tertarik dengan potensi return (imbal hasil) yang tinggi? Namun, pernahkah Sobat Genvest berpikir bahwa semakin besar potensi keuntungan, biasanya semakin besar pula tantangan yang harus dihadapi?
Investasi bukan tentang mencari keuntungan sebesar-besarnya tanpa mempertimbangkan risiko. Justru, salah satu hal penting yang perlu dipahami investor adalah hubungan antara return, risiko, dan volatilitas. Sebab, dalam perjalanan investasi, tidak selamanya harga bergerak sesuai dengan harapan kita. Lalu, mengapa return yang tinggi sering kali datang dengan rasa tidak nyaman?
Kalau ada investasi yang menawarkan return tinggi tapi terasa sangat nyaman, stabil, dan tanpa risiko, kita perlu bertanya: risikonya di mana? Dalam investasi, potensi return yang lebih tinggi biasanya datang dengan risiko yang lebih tinggi. Semakin besar peluang keuntungan, semakin besar pula kemungkinan harga bergerak berlawanan dengan ekspektasi kita.
Di sinilah volatility berperan. Volatility menggambarkan seberapa besar dan cepat harga suatu aset naik-turun. Aset dengan potensi return tinggi biasanya memiliki pergerakan harga yang lebih fluktuatif. Artinya, dalam perjalanan menuju return yang kita inginkan, kita mungkin harus melihat portofolio turun 5%, 10%, 20%, bahkan lebih sebelum akhirnya kembali naik.
Masalahnya, risiko terbesar investor sering kali bukan sekadar volatilitas, tapi reaksi kita terhadap volatilitas tersebut. Saat harga turun, rasa takut bisa membuat kita menjual terlalu cepat. Sebaliknya, saat harga terus naik, rasa FOMO bisa membuat kita masuk tanpa perhitungan. Padahal, investasi jangka panjang membutuhkan kemampuan untuk tetap mengikuti strategi meskipun perjalanan menuju target terasa tidak nyaman.
Jadi, return tinggi bukan berarti kita harus mencari investasi paling berisiko, tetapi memahami seberapa besar risiko yang sanggup kita tanggung secara finansial dan mental. Karena itu, Sobat Genvest perlu memahami profil risiko pribadi sebelum menentukan pilihan investasi yang sesuai. Profil risiko akan membantu menentukan jenis saham yang sesuai, seberapa besar volatilitas yang bisa kita terima, hingga berapa panjang jangka waktu investasi yang ideal.
Dengan memahami hubungan antara return, risiko, dan volatilitas, Sobat Genvest dapat memiliki ekspektasi yang lebih realistis dalam berinvestasi. Sebab, perjalanan investasi tidak selalu terasa nyaman, tetapi memahami risikonya dapat membantu kita tetap tenang dalam mengambil keputusan.
Masih ingin memahami lebih banyak tentang investasi saham dan berbagai hal yang perlu diperhatikan sebelum mengambil keputusan investasi? Sobat Genvest, yuk terus tambah wawasan seputar investasi lewat kelas edukasi #PastiPahamInvestasi! Jangan lewatkan kelas-kelasnya dan cek jadwal serta informasi selengkapnya melalui media sosial resmi CGS International Sekuritas Indonesia, ya!
06 Oct 2026
Blogs
06 Oct 2026
Blogs
06 Oct 2026
Blogs
Persiapkan Masa Depan Anda
dengan CGS iTrade Fund.
Klik Di Sini Untuk Memulai Perjalanan Investasimu